Marine a.k.a. Adismara Putri. 16 next summer. Originated from Indonesia, a place in random. Newbie Liverpudlian, starry J-Rockstar, senior Sevenfoldism. An alternative direction; I play music. I photostorytell.
Guten Morgen or good morning my dear readers. Times are ticking so fast, and I almost had no idea how persuade it slower so I had time to blog again. But no need, as the time suddenly stops, leaving a windy thunder day with a glass of chocolate in my side: finally I have free time.
Fellow, now I know what does "PATIENCE" means. It doesn't mean you have to wait until the end with no rational reason; it is an ability to trust that something good, maybe wordless, is on the way but He has to delay it until the time comes. Basically I'm an impatient person, I am! I really don't like wasting my time on something that is blurry outside, unknown inside. I love keeping myself for a clear purpose and real time result. Missing one of schedule could explode me, sometimes.
But I guessed it was the biggest mistake I had in my romance. I love dreaming (did I say that already? Maybe in past) and somehow when I put my heart on someone, definitely I ensured myself I'd get him. But it was the past, and it brought me in fallen dream and endless failure. It was the past.
Now I'm trying to live my life so free, like a bird. Open the door, and see who's coming. At first I thought this suggestion would be nothing at all, but jumping juvenile I was wrong. This brings me the real act of life, how I should see this point earlier. Purpose needed, but don't be so radically move forward. Just do what you need, wait, and see the result.
And yes, my patience brings me someone who I never guessed before. Never been imagined, but I'm absolutely grateful because he suffices me in :)
"When the door shuts, God provides you thousand windows still in open. For you."
"Senyummu memahamiku sejauh aku ingin dipahami, memercayaiku seperti aku ingin mempercayai diriku, meyakinkanku akan sisi terbaikku yang kuharap bisa ditunjukkan."
-Jay Gatsby, The Great Gatsby.
Yaps, SFL itu acaranya Bhawikarsu a.k.a. SMAN 3 Malang (that's my place! Ha!) yaitu semacam ISL-nya Smanti gitu. Bedanya, ini Smanti Futsal League, bukan Soccer League. Bedanya yang main cuma 5, bukan 11. Bedanya gak ada Liverpool, adanya Laperpol.
Aand as you have guessed, foto di atas adalah foto pemain SFL cowok (dan emang adanya cowok) yang lagi pose setengah boker setengah nahan boker (upsss) tapi tetep ganteng-ganteng kok! Apalagi mereka sudah bermain dengan luar biasa, menahan lapar dan dahaga juga hawa nafsu buat narsis ketika mereka difoto di lapangan.
Pertandingan pertama : melawan SEDOTAN alias Sebelas IA Dua Oke Tenan. Ya, di SFL kamu gak bakal cuma ketemu temen-temen seangkatan dimana para suporter bisa saling ngece dan pemain bisa dengan gampang tawuran. Tapi dengan sistem antar angkatan kayak gini, bisa mencegah adanya anarkisme karena tiap angkatan pasti saling menghormati.
Dan memang, apapun hasilnya kita gak bisa protes. Mas-mas prajurit SEDOTAN bener-bener luar biasa dalam bermain, mereka bahkan diibaratkan benteng beton dengan pelindung ekstra tahan hujan dan panas dengan lapisan mudah dibersihkan. Supporter SEDOTAN juga bener-bener heboh dan semangat, menambah atmosfer persaingan semakin ketat.
Dan pada menit-menit pertama, salah satu mas-mas berhasil menerobos pertahanan kami. Kami cuma melongo, dan bilang "DAMN!"
Awalnya aku pesimis, apalagi melihat sahabat-sahabatku cuma diem gak support pake yel-yel atau sebagainya. Dan mataku yang kebingungan jatuh kepada sebuah "teot-teot" yang ketika dipencet bunyinya "TEEET" gitu. Dan aku membunyikannya.
Ettakski langsung kaget dan marah-marah. Anak yang lain juga gitu. Terus mereka bilang "Lek support jangan kayak gitu!" dan mereka pun akhirnya support pake yel-yel dan sebagainya walau yel-yel dadakan semua! Finally!
Dan pada akhirnya, semua bisa kami pertahankan. Hasil tetap 1-0. Walau serangan SEDOTAN luar biasa hebat, tetapi defense kami bisa mengimbanginya, bahkan dibumbui oleh beberapa serangan Primitif warrior yang sayangnya kurang beruntung. Ristraski ama Fafaski berulang kali meluncurkan tendangan yang dianggap oleh para kakak kelas "Mematikan tapi kurang tepat".
Kalah menang itu biasa. Tetapi kekompakan dan tetap mempertahankannya di saat paling sulit pun... Itu luar biasa :) Walau pertandingan berakhir dengan kekalahan bagi kami, tetapi perjuangan ini tidak sia-sia. Sebuah awal yang menegangkan, dan kami bisa mencegahnya menjadi lebih buruk. Ini baru awal dari SFL, dengan semangat keyakinan dan teamwork antar cewek-cowok, kami yakin piala SFL bakal jatuh pada KAMI :)
Ink and paper flowing as well as my blood; in time I’m missing you. My candles gets older and a wisdom whispers I shall not waste every clandestine.
You’re the reason why verbal runs out and paperplanes lost their way.